Minggu, 14 September 2008

RaMadHaN kiTA

Tidak terasa akhirnya bulan yang selalu ditunggu oleh semua umat muslim di seluruh dunia itu datang juga, yaitu bulan ramadhan. Bulan yang konon di dalamnya terdapat satu malam yang kebaikannya setara dengan seribu bulan. Bulan yang membuat kita kembali merenungi dan membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan yang baik disengaja atau tidak setahun belakangan. Dan bulan yang selalu identik dengan ritual menjalankan ibadah puasa.

Pada bulan suci inilah juga sebenarnya kita dapat mengambil banyak manfaat yang mungkin sulit kita peroleh pada bulan-bulan lain selain bulan Ramadhan. Manfaat yang tersedia dan siap dipetik menurut saya:

  1. Memperoleh kembali kesegaran Jasmani. Sudah menjadi kesepakatan para ahli medis, bahwa hampir semua penyakit bersumber pada makanan dan minuman yang mempengaruhi organ-organ pencernaan di dalam perut. Maka sudah sewajarnyalah jika dengan berpuasa organ-organ pencernaan di dalam perut yang selama ini terus bekerja mencerna dan mengolah makanan untuk sementara diistirahatkan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari selama satu bulan. Dengan berpuasa ini maka ibarat mesin, organ-organ pencernaan tersebut diservis dan dibersihkan, sehingga setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan Insya Allah kita menjadi sehat baik secara jasmani maupun secara rohani.
  2. Beroleh pelatihan kesabaran. Dalam konteks puasa, kesabaran itu bisa berwujud kedisiplinan dan kepatuhan. Bukan hanya menyangkut kaidah-kaidah ajaran agama, melainkan juga kaidah-kaidah sosial.
  3. Tegaknya keadilan. Sebab puasa tidak memandang status sosial. Baik rakyat jelata maupun pejabat negara wajib hukumnya berpuasa. Dalam berpuasa sangat terlihat indahnya kesetaraan dan lenyapnya jurang antara si miskin dan si kaya.
  4. Memperoleh pelatihan jiwa welas-asih. Dalam Ramadhan semua umat muslim berlomba-lomba berbuat kebaikkan. Ucapan dan perbuatan selalu terjaga dari perbuatan dan ucapan yang tercela. Ucapan dan perbuatan selalu diarahkan kepada ucapan yang menyenangkan bagi orang lain dan perbuatan yang bermanfaat bagi sesama. Dengan latihan ini akan tercipta jiwa pemberi dan welas-asih yang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kecerdasan emosional (EQ).
  5. Memperoleh latihan untuk kecerdasan spiritual (SQ). Tidak dapat dipungkiri bahwa umat muslim merasa lebih dekat dengan Allah SWT pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya. Hampir semua ibadah wajib dan sunat dijalankan sebanyak-banyaknya untuk memperoleh berkah dan kedekatan dengan Sang Pencipta. Hal ini akan meningkatkan kecerdasan spiritual umat yang sangat dibutuhkan sebagai pengendali agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi ini. Orang pintar dan sukses tanpa kecerdasan spiritual menurut saya akan tampil sebagai orang yang sangat berbahaya bagi orang lain.

Demikian menurut saya sekelumit manfaat yang bisa kita petik di bulan Ramadhan 1429 H ini. Saya sangat awam dalam masalah agama sehingga mendekati manfaat puasa Ramadhan ini dari sisi yang lain. Akhirnya, saya sekeluarga di Batam mengucapkan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1429 H.” Semoga amal ibadah kita diterima di sisi Allah SWT dan semoga kita kembali fitrah setelah menjalani puasa Ramadhan ini. Amin.